Postingan

Lelah

terseok langkah kecilku menanjaki terjal liku kehidupan terjerembab dalam kubangan kepedihan tenggelam dalam gelapnya kesunyian tanganku terkulai... tak mampu merengkuh tak mampu memeluk sedang hatiku berbisik perih lirih kepada sang bayu... bawalah terbang ... jiwaku... hantarkan... kepada cahaya...
Langit, menangislah bersamaku malam ini Basuh sedih pedih dihati Basuh luka hatiku yang merongga dalam Basuhlah... Agar luka ini segera pulih Langit, menangislah... Temani aku dengan alunan rinai hujanmu Agar aku sedikit melupa Akan pedih hati Langit, menangislah... Bersamaku... Bersama hatiku...
Rembulan, ajari aku ikhlas memberi tanpa mengharap kembali seperti engkau yang tak pernah jemu menerangi dimalam malam sunyi Rembulan, ajari aku mencintai tanpa mengharap dicintai seperti engkau yang selalu menemani para "hati" yang sendiri Rembulan, ajari aku untuk terus setia seperti engkau yang tak pernah berhenti hadir mendampingi sang bumi Rembulan, ajari aku sampai tiba waktuku tak lagi mampu menatapmu.
Masih Rindu malam ini, do'a rinduku kurangkai bersama rembulan kulafadzkan bersama bintang gemintang ku titipkan kepada angin malam teruntukmu nun jauh disana tanpa majas tanpa kiasan aku tak tau, apakah engkau disana juga seperti itu...? mendo'akanku dalam diammu dalam sepimu atau bahkan dalam tangismu tapi yang aku tau, rinduku ini masih sama dari waktu ke waktu hanya padamu ...

Rindu

Rindu kau tau, angin malam dengan kesunyiannya selalu membelai hatiku meskipun gemintang dan purnama benderang disetiap sudut sudut malam namun rinduku tak terusik tetap mendekam dalam hatiku yang haus akan cinta dan hadirmu kau tau, melalui helai-helai gelapnya malam tak pernah membiarkanku menikmati cahaya gemintang dan purnama hanya dirimu, hanya bayangmu yang remang yang selalu dihadirkan tak peduli bagaimana lukaku tak peduli bagaimana tangis dan senduku sedikitpun, tak pernah padahal mataku, tak bisa lagi mengurai air mata terkuras hanya karena rindu rindu kepadamu Dermaga Cahaya, 29-06-2020